Sebanyak 260 siswa baru mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan penuh antusias. MPLS dirancang sebagai sarana awal bagi peserta didik untuk mengenal budaya sekolah, sistem pembelajaran, tata tertib, serta lingkungan fisik sekolah. Sementara itu, FORTASI yang merupakan kegiatan khas dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), berfokus pada penanaman nilai-nilai keislaman, penguatan karakter pelajar Muhammadiyah, serta pengenalan terhadap organisasi siswa seperti OSIS atau IPM.
Kegiatan ini berlangsung secara dinamis dengan berbagai metode menarik seperti game edukatif, ceramah interaktif, sesi motivasi, serta diskusi nilai-nilai keislaman. Para siswa juga dibekali pemahaman tentang pentingnya adab dalam belajar, semangat kolaborasi, dan penguatan akhlak mulia.
Dalam sambutannya, Bapak Mufid Hajiri, S.Pd. selaku perwakilan pimpinan menyampaikan harapannya:
“MPLS dan FORTASI ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan, tapi juga menjadi momen pembentukan jati diri siswa sebagai pelajar yang unggul, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. Kami berharap siswa-siswi baru mampu beradaptasi dengan baik, serta aktif dalam kegiatan keorganisasian yang positif dan Islami.”
Kegiatan ini juga menjadi wadah pertama bagi peserta didik baru untuk merasakan kehangatan dan kebersamaan dalam keluarga besar SMK Muhammadiyah 1 Jatinom. Dengan semangat fastabiqul khairat, sekolah berharap siswa baru mampu menjadi generasi yang mandiri, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Sebanyak 299 siswa kelas X mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan antusiasme. Ujian ini merupakan bagian penting dari proses kaderisasi dalam gerakan kepanduan Hizbul Wathan, yang tidak hanya menekankan aspek keterampilan teknis, tetapi juga penguatan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan berbagai unsur sekolah, di antaranya DKR HW, TIM PMR, Pembina Hizbul Wathan, serta Bapak/Ibu Guru Panitia yang turut andil dalam menyukseskan seluruh rangkaian acara.
Bapak Mufid Hajiri, S.Pd., selaku pembina sekaligus perwakilan pimpinan sekolah, menyampaikan harapannya terhadap kegiatan ini:
“Melalui Ujian Kenaikan Tingkat ini, diharapkan para peserta tidak hanya mampu menunjukkan peningkatan secara keterampilan dan pengetahuan, namun juga memiliki semangat keislaman, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial yang lebih tinggi sebagai kader Hizbul Wathan yang siap berkontribusi untuk umat dan bangsa.”
Dengan terlaksananya kegiatan ini, SMK Muhammadiyah 1 Jatinom terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan melalui pembinaan karakter, spiritualitas, dan kecakapan hidup yang holistik.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada siswa tentang perilaku bullying, baik dari segi bentuk, penyebab, maupun dampaknya—baik bagi pelaku maupun korban. Selain itu, melalui edukasi ini, sekolah berharap dapat membangun kesadaran bersama untuk menjaga suasana belajar yang kondusif, saling menghargai, dan bebas dari kekerasan fisik maupun verbal.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Bapak/Ibu Guru dan Guru BK/BP turut terlibat aktif dalam memberikan materi, bimbingan, serta membangun diskusi yang terbuka bersama siswa.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Jatinom, Bapak Mufid Hajiri, S.Pd., menyampaikan pentingnya peran siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat secara emosional dan sosial.
“Bullying adalah masalah serius yang harus dicegah sejak dini. Sekolah harus menjadi tempat yang aman untuk tumbuh dan berkembang. Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa lebih sadar bahwa menghargai teman adalah bagian penting dari karakter yang mulia,” tutur beliau dalam sambutannya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, sekolah berharap siswa semakin memiliki kesadaran untuk menjalin pertemanan yang positif, menjauhi kekerasan, dan menjadi pribadi yang peduli terhadap sesama.
]]>Kegiatan yang bertujuan mengoptimalkan pengelolaan website sekolah ini diikuti oleh dua orang perwakilan dari tim Humas SMK Muhammadiyah 1 Jatinom. Mereka mendapatkan pelatihan intensif seputar pengelolaan konten, keamanan website, serta teknik-teknik SEO (Search Engine Optimization) agar website sekolah semakin mudah diakses dan informatif bagi masyarakat.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Jatinom, Mufid Hajiri, S.Pd, menegaskan pentingnya pengelolaan website sekolah secara berkelanjutan untuk mendukung transparansi dan layanan informasi digital.
“Menjaga performa, keamanan, dan relevansi website sangat penting untuk mencapai target audiens yang diinginkan. Ini termasuk pemeliharaan rutin, perlindungan terhadap gangguan, serta peningkatan pengalaman pengguna,” ungkap Mufid saat membuka pelatihan.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan website yang baik juga berdampak langsung terhadap citra lembaga, kepuasan pengguna, dan perluasan jangkauan audiens. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya tim Humas, menjadi hal yang sangat krusial dalam era digital ini.
Pelatihan ini dipandu langsung oleh tim dari Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Klaten, yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan media digital di lingkungan Muhammadiyah. MPI PDM Klaten memberikan materi tentang standar desain website pendidikan, manajemen konten yang efektif, serta penggunaan teknik SEO agar website ramah mesin pencari seperti Google.
Salah satu narasumber pelatihan menyampaikan bahwa pengelolaan website tidak hanya soal tampilan, tetapi juga menyangkut strategi komunikasi digital yang berkelanjutan. “Website sekolah harus mencerminkan dinamika dan perkembangan institusi secara aktual. Tidak cukup hanya dibuat, tapi juga harus diisi dan dikelola secara rutin,” katanya.
Selain untuk meningkatkan kualitas informasi, pelatihan ini juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi digital tenaga kependidikan. Website sekolah saat ini menjadi salah satu media utama dalam menyampaikan informasi kepada siswa, orang tua, alumni, dan masyarakat luas. Oleh karena itu, keberadaan dan kualitas website menjadi sangat penting.
Salah satu peserta pelatihan, perwakilan Humas SMK Muhammadiyah 1 Jatinom, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dalam memberikan pemahaman baru terkait pentingnya pengelolaan website berbasis kebutuhan pengguna.
“Kami jadi tahu bagaimana membuat konten yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik dan sesuai dengan algoritma mesin pencari. Kami juga belajar bagaimana menjaga keamanan website agar tidak mudah diretas,” ujarnya.
Pelatihan ini merupakan langkah awal dari komitmen SMK Muhammadiyah 1 Jatinom untuk terus melakukan transformasi digital dalam sistem pendidikan. Dengan website yang dikelola secara profesional, diharapkan sekolah ini dapat menjadi sumber informasi yang kredibel dan terpercaya, sekaligus menjadi media branding institusi di era digital.
Lebih jauh, kolaborasi antara sekolah dan MPI PDM Klaten ini diharapkan dapat memperkuat jejaring media digital Muhammadiyah di tingkat lokal. Sinergi antarlembaga ini menjadi bagian dari visi besar Muhammadiyah dalam membangun infrastruktur informasi modern yang terintegrasi dan mencerahkan.
Dengan semangat kolaboratif, Pelatihan Pengelolaan Website SMK Muhammadiyah 1 Jatinom pada 16 April 2025 ini menjadi bukti konkret dari keseriusan lembaga pendidikan Muhammadiyah dalam meningkatkan mutu layanan informasi dan komunikasi digital.
Diharapkan ke depan, website SMK Muhammadiyah 1 Jatinom tidak hanya menjadi etalase informasi sekolah, tetapi juga menjadi ruang belajar digital yang interaktif, inovatif, dan inspiratif.
]]>Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.
]]>Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.
]]>Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit.
]]>